Kamis, 11 Juni 2009

the 10th anniversary




17 mei 2009 berlokasi di Pantai depok parangtritis, paguyuban SIDJI mengadakan peringatan sederhana ulang tahun yang ke 10. Acara dimulai pukul 07.00 pagi, biar sejuk n ga panas bro! dimulai dengan doa pembukaan dan sambutan bla bla bla, dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh the presiden masuraji dan diserahkan kepada anggota yang dinilai memiliki semangat tinggi dalam berkarya seni, mas Nurbaito. acara selanjutnya, SESUAI JUDUL, SKETSA 10TH PAGUYUBAN SIDJI, tentu saja membuat SKET mannn...
acara sketsa cukup meriah masing-masing anggota mencari tempat favorit buat berkarya dan mendapat respon juga dari pengunjung pantai yang lain (kebetulan acara diadakan hari minggu so depok penuh sesak man).
setelah selesai hasil sketsa diklumpukkan ke panitia dan dikomentari bersama.
acara ini dilaksanakan di warung mbak Darti, warung kidul dewe wetan dewe, yang pada kesempatan kali ini mendapat oleh-oleh sebuah papan nama dari SIDJI.
acara ini disupport penuh oleh roti dan kue bu Mardi, para donatur, dengan iringan musik reggae dan nasi goreng lengkap dengan telur ceplok, lalapan, krupuk dan irisan semangka!
sukses!

DISKUSI WITH EKO NUGROHO


EUREKA! baru saja menemukan file photo diskusi bersama Eko Nugroho! sebuah file berharga nih.. kegiatan diskusi ini terselenggara dalam rangkain acara ART on 0,0 km GEMPA tahun 2007 di Putat selopamioro, galeri dan studio Suraji, yang kebetulan juga merupakan perkiraan pusat gempa jogja mei 2006. diskusi membahas tentang seni rupa dalam perspektif seorang Eko Nugroho, yang kemudian lebih dikerucutkan tentang konsep berkesenian (berkarya -komik) Eko yang notabene juga merupakan otak dari sebuah pergerakan bertitel DAGINGTUMBUH.

diskusi with kuss indarto



berlokasi di puton jetis bantul, kediaman mas pencus Santo, paguyuban SIDJI mengadakan diskusi mengenai seni rupa kontemporer Indonesia dengan narasumber Kuss Indarto, salah seorang kurator dari Jogjakarta. tujuan diskusi adalah memberikan perluasan wawasan kepada teman-teman anggota paguyuban untuk bisa lebih peka mengamati perkembangan seni rupa di Indonesia terkini.